Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Pada Karangan Narasi Siswa Kelas IV SDN Sarakan II

Main Article Content

Nurul Muttaqien
Fadiyah Windi Anisa
Candra Puspita RIni

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) dalam karangan narasi siswa kelas IV SDN Sarakan II serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penggunaan EYD yang benar sangat penting dalam keterampilan menulis sebagai dasar pembentukan kemampuan berbahasa tulis pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen, tes, wawancara, dan observasi. Data diperoleh dari hasil karangan narasi 29 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan paling banyak ditemukan pada penggunaan huruf kapital (75,86%) dan tanda baca (65,52%), diikuti dengan penulisan kata depan "di" dan "ke" (58,62%), serta penulisan kata ulang dan gabungan kata (41,38%). Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap kaidah EYD, minimnya latihan menulis terstruktur dengan umpan balik, kebiasaan berbahasa lisan dan media digital, serta metode pembelajaran yang masih cenderung teoritis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis pembiasaan menulis dan evaluasi terstruktur.


Kata Kunci: Ejaan yang Disempurnakan, EYD, Kesalahan Berbahasa, Karangan Narasi, Sekolah Dasar


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Pada Karangan Narasi Siswa Kelas IV SDN Sarakan II. (2026). PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar Dan PAUD, 5(1), 1-7. https://jurnal.intancendekia.org/index.php/PeDaPAUD/article/view/73

References

Alim, N. (2024). Strategi Pengembangan Keterampilan Menulis Sekolah Dasar. Jakarta:

Pustaka Edukasi.

Anggraeni, D. (2024). Proses kreatif penulisan karangan narasi pada siswa sekolah dasar.

Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia

Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach to Language Pedagogy.

New York: Longman. Dalman. (2015). Keterampilan Menulis. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Fatimah, S. (2020). Analisis penggunaan tanda baca dalam tulisan siswa sekolah dasar.

Jurnal Literasi Pendidikan Dasar

Hidayat, R., & Lestari, S. (2024). Pembentukan afiksasi dan analisis kesalahan morfologis

pada siswa SD. Jurnal Kebahasaan dan Sastra,

Keraf, G. (2010). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Lestari, W., & Nurhadi. (2023). Integrasi kesadaran ejaan dalam pembelajaran menulis

narasi. Jurnal Pedagogi Sekolah Dasar

Marlina, L. (2022). Kesalahan penulisan kata ulang dan kata majemuk dalam karangan

siswa. Jurnal Humaniora dan Pendidikan,

Puspitasari, E. (2021). Analisis kesalahan penulisan kata depan di dan ke pada siswa kelas

Jurnal Bahasa dan Pembelajaran,

Putra, A., & Fitriyah, N. (2023). Pengaruh ragam bahasa lisan dan media sosial terhadap

penulisan baku siswa SD. Jurnal Pembelajaran Bahasa SD

Rahayu, T., & Setiawan, B. (2023). Penggunaan tanda baca dan kohesi dalam paragraf narasi

siswa sekolah dasar. Jurnal Bahasa dan Sastra,

Siregar, M. (2022). Analisis kesalahan penggunaan huruf kapital pada karangan narasi siswa

sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar,

Sudrajat, A. (2022). Pengembangan rubrik penilaian menulis untuk meningkatkan ketelitian

ejaan siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan,

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

AlfabetaTarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Yulianti, R. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab kesalahan ejaan pada siswa sekolah

dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia,